Sinergi Dua Sekolah Muhammadiyah : SMA Muhammadiyah 16 Jakarta Timba Ilmu ke Smamita Sidoarjo

Langkah nyata memperkuat tata kelola dan kualitas pendidikan terus digalakkan oleh SMA Muhammadiyah 16 Jakarta. Pada Senin (14/9/2026), rombongan SMA Muhammadiyah 16 Jakarta bertolak ke SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita),...

Langkah nyata memperkuat tata kelola dan kualitas pendidikan terus digalakkan oleh SMA Muhammadiyah 16 Jakarta. Pada Senin (14/9/2026), rombongan SMA Muhammadiyah 16 Jakarta bertolak ke SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), Sidoarjo, untuk menggelar studi banding dan menyerap berbagai praktik baik (best practices) pengelolaan sekolah.

Bertempat di Ruang Demokrasi Smamita, pertemuan interaktif ini dimanfaatkan jajaran SMA Muhammadiyah 16 Jakarta untuk mendalami strategi pengembangan kurikulum, sistem manajemen modern, hingga pembentukan karakter siswa yang unggul.

Kepala SMA Muhammadiyah 16 Jakarta, Arif Rachman Hakim, ST, M.Pd, menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar formalitas antarlembaga, melainkan ruang belajar (ngangsu kawruh) dari kemandirian tata kelola yang ditunjukkan Smamita.

“Masyaallah, luar biasa. Ini merupakan kunjungan kedua saya ke Smamita setelah sebelumnya hadir bersama agenda MKKS,” ujar Arif.

Ia optimistis inspirasi dari kunjungan ini dapat direplikasi untuk memajukan SMA Muhammadiyah 16 Jakarta. Arif juga menilai Smamita layak menjadi tolok ukur institusi pendidikan di Sidoarjo dan berharap pertemuan ini berlanjut pada kolaborasi konkret.

“Tentu harapan kami bisa membawa imbas positif agar sekolah kami mampu menyamai keunggulan Smamita. Semoga silaturahmi ini membuka jalan sinergi yang lebih luas demi kemajuan pendidikan Muhammadiyah,” tambahnya.

Menjawab Tantangan Zaman Lewat Karakter “RESPECT”

Sambut hangat kedatangan rombongan, Kepala Smamita, Edwin Yogi Laayrananta, S.Pd., S.IKom., M.IKom., memaparkan strategi sekolahnya dalam menghadapi dinamika pergeseran karakter generasi muda.

Edwin menekankan bahwa adaptasi kurikulum akademik harus berjalan selaras dengan penguatan moral. Untuk itu, Smamita mengusung profil lulusan berlandaskan fondasi RESPECT:

  • Religious (Spiritualitas yang kuat)
  • Smart (Kecerdasan intelektual)
  • Positive (Sikap dan mentalitas positif)
  • Creative (Daya cipta dan inovasi)

“Empat pilar nilai ini menjadi pedoman pembinaan siswa agar mereka siap menghadapi arus globalisasi tanpa kehilangan identitasnya sebagai kader persyarikatan,” tegas Edwin.

Agenda kunjungan ditutup dengan sesi diskusi mendalam antarbagian, di mana para staf dan pengelola dari kedua belah pihak saling berbagi gagasan seputar manajemen operasional hingga pembinaan kesiswaan. Selain mempererat persaudaraan, ruang dialog ini menjadi sarana bersama untuk saling menguatkan mutu pendidikan berbasis Islam yang berkemajuan.

Tags:

Menu